|| Bukan manusia setengah dewi ||: December 2013 | Komala | Bukan Manusia Setengah Dewi

Tuesday, December 24, 2013

Aku dan kau (kegalauan)

Pada suatu hari hiduplah seorang gadis cantik yang tiada duanya apa lagi tiganya cuma masih banyak yang lebih cantik darinya itu aja. (apa in??) ....
Gadis cantik tersebut sedang merasakan persaan yang lagi bumming dirasakan gadis-gadis di dunia ini, sebut saja namanya GALAU.  You now lah gimana rasanya :( *Gadis cantik memang rawan galau untung aku gag cantik tapi menarik. Tsha* 

"Ok segitu aja cerpennya kayaknya aku  emang gag cocok nulis cerpen, aku cocoknya nulis di hati kamu. *eak eak eak eek eek eek* 

Ehm, jadi gini beberapa hari yang lalu ehm, jujur aku emang lagi ehm, galau. ehm, manusiawikan ehm? (apa-apaan ini?. ehm!!)
Walaupun aku gag cantik aku juga sering kok ngerasa galau. misalnya aja, galau kalau mau nonton tv, mau nonton "anak-anak manusia atau tukang bubur naik haji??" *lah itukan.....*

Saking galaunya rasanya ingin ku makan semua makanan di rumah ini tapi isi kulkas kosong   :( karena gag ada makanan di dalam kulkas akhirnya aku makan buka laptop untuk membunuh sendi-sendi kegalauan yang telah menjalar di dalam tubuhku dan melakukan suatu hal yang lebih berguna bagi nusa dan bangsa, merdeka!!!. :))

Dan ini lah yang aku lakukkan ngedit foto senarsis mungkin dan menulis selebay mungkin. 
Ah, aku wanita lemah ~



kaks, putusin aku kaks. eh, tapikan kakak ada janji mau ngajak aku nonton film soekarno, gag jadi deh :)) merdeka!!! 

Tuesday, December 10, 2013

Bukan Manusia Setengah Dewi



“Kemarin Aku tidak sempat memperkirakan hari ini. Dan hari ini Aku belum sempat berpikir untuk esok. Tapi hari ini Aku teringat hari kemarin. Maka hari ini takkan kubuat mawar menangis. Agar esok Aku dapat mengingat mawar indah hari ini” tulis Mala dalam blognya.
Mala seorang blogger muda. Ya, Dia muda. Dan Dia cantik. Rambut hitamnya panjang bergelombang. Parasnya tak usah diterka-terka, yang jelas dia cantik. Itu saja.
Rotasi waktu membawanya pada terik yang menyengat. Rumah kost-nya tanpa pendingin ruangan - terkadang cicak yang sedang merayappun gosong terbakar. Tapi Mala takkan terpanggang. Seorang pemuda siap menjemputnya. Mengajaknya dating di minggu ceria itu.
“Mala. Aku jemput kamu sekarang ya” pesan masuk di ponsel Mala.